smartwatch-bisa-untuk-transaksi-garmin-cuma-bilang-begini-1

Smartwatch Bisa untuk Transaksi, Garmin Cuma Bilang Begini

VIVA   –  Sebuah gambar memperlihatkan seseorang menggunakan cincin untuk membayar tol serta belanja di minimarket pas menarik perhatian. Metode pembalasan cashless atau nontunai jenis ini masih jarang digunakan sehingga masih awam untuk sebagian besar masyarakat.

Tapi sebenarnya tata cara pembayaran melalui perangkat wearable ini tidak hanya hadir pada sebuah cincin. Pembuat smartwatch atau jam lengah pintar Garmin mengaku telah cukup lama menghadirkan sifat near field communication (NFC) yang mereka sebut sebagai Garmin Pay.

Garmin Pay adalah solusi pembayaran tanpa kontak yang dirancang untuk pengguna yang aktif bergerak. Fitur NFC tersebut memungkinkan pengguna menyelenggarakan pembelian dengan cepat. Cuma mengandalkan smartwatch, tanpa ponsel ataupun dompet.

Cara menggunakannya memasukkan kode sandi. Berarakan, pilih kartu kredit dengan tepat dari dompet digital, kemudian dekatkan pergelangan tangan ke mesin pembaca surat. Garmin mengklaim akan menyembunyikan pengguna dengan nomor kartu khusus jam tangan & kode transaksi setiap kali pengguna melakukan transaksi pembelian.

“Tapi pelaksanaan Garmin Pay akan berpegang pada teknologi bank atau provider kartu kredit dalam suatu negara. Di negara-negara yang teknologinya sudah lihai, perangkat wearable bisa digunakan untuk alat pembayaran, termasuk Garmin Pay, ” introduksi Country Manager Garmin Nusantara Rian Krisna kepada VIVA Tekno , Kamis, 30 September 2021.

Ia pun berharap Garmin Pay bisa diimplementasikan di Indonesia ke depannya. Layaknya smartwatch, Garmin juga sudah mengadopsi bermacam-macam fitur kesehatan untuk penggunanya, khususnya pada masa pandemi COVID-19 seperti ini mampu memanfaatkan fitur Body Battery .

Fitur tersebut bisa membantu klub memahami kondisi tubuh itu sehingga dapat lebih bijaksana dalam menjalankan aktivitas harian dan memulai gaya hidup aktif.

About the author