Siap-siap, Asteroid Apollo Kembali Mepet-mepet Dunia Jelang Lebaran

Siap-siap, Asteroid Apollo Kembali Mepet-mepet Dunia Jelang Lebaran

VIVA   –  Siap-siap, Asteroid Apollo akan kembali mepet-mepet Dunia menjelang Lebaran atau Hari Sundal Idul Fitri 1441 Hijriah. Ialah Asteroid 1997 BQ, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Center of Near Earth Object Studies (CNEOS) NASA akan mendekati Bumi pada Kamis, 21 Mei pukul 21. 44 UTC atau Jumat, 22 Mei 2020 pukul 04. 44 WIB atau usai Salat Subuh.

Mengutip situs resmi Lapan, Rabu, 20 Mei 2020, masa itu Asteroid 1997 BQ hendak berada pada jarak 6, 16 juta kilometer dari Bumi. Asteroid ini memiliki kecepatan relatif 11, 68 kilometer per detik masa mendekati Bumi, atau sedikit lebih lambat dibandingkan Asteroid 2009 XO.

Ukuran asteroid itu sekitar 650 meter hingga 1, 5 kilometer. Asteroid 1997 BQ dikategorikan sebagai Potentially Hazardous Asteroid (PHA) dengan kelas spektral S, yaitu asteroid yang kandungan kimianya didominasi oleh silika berbatu.

Asteroid status ini berpopulasi 17 persen sejak total asteroid yang ditemukan, ke-2 terbanyak setelah kelas spektral C (carboneous) yang komposisinya didominasi sebab karbon.

“Orbit Asteroid 1997 BQ memiliki jarak perpotongan orbit minimum sebesar 0, 035826 SA atau 5, 36 kilometer terhadap orbit Bumi. Karena poin MOID lebih kecil dari 0, 05 SA atau 7, 5 juta kilometer, dan juga magnitudo absolutnya lebih kecil daripada +22, maka objek ini dikategorikan sebagai objek berpotensi bahaya, ” taat Lapan.

Beberapa Asteorid Apollo bisa menjadi ancaman untuk penduduk Bumi apabila berada pada jarak yang sangat dekat dengan planet satu-satunya yang dihuni bani adam tersebut.

Misalnya saja seperti Meteor Chelyabinsk yang memasuki atmosfer Bumi serta meledak di langit kota Chelyabinsk, Rusia pada 15 Februari 2013 dengan ukuran 17 meter.

Ilmuwan memperkirakan asteroid dengan berhasil menembus atmosfer Bumi serupa peristiwa meteorit di Chelyabinsk, terjadi satu atau dua kali di 100 tahun. Sepanjang 20 tarikh ini, CNEOS NASA telah menjumpai hampir 600 asteroid berukuran mungil yang memasuki Bumi, menciptakan bolide atau fireball (bola api).

About the author