MPL Season 6: RRQ Menggila, Genflix Tumbangkan Aura Fire

MPL Season 6: RRQ Menggila, Genflix Tumbangkan Aura Fire

VIVA   –  MPL season 6 pekan kedelapan dimulai akhir pekan tersebut. Sebanyak dua pertandingan menghiasi keadaan pertama, Jumat 2 Oktober 2020.

Pertandingan pertama mempertemukan RRQ Hoshi versus Alter Saya. Duel sudah berjalan ketat semenjak awal. Alter Ego mencatatkan kill lebih dulu. Alter Ego meneruskan performa positifnya dan membuat RRQ tertekan di lima menit perdana dengan catatan tujuh kill berbanding tiga kill.

Perlahan, RRQ mampu membalikkan keadaan. Mereka balik menekan dan membuat Alter Ego kepayahan meladeni serangan RRQ di menit 13.

Momen apik tercipta memasuki menit 15. Momen tersebut dimanfaatkan dengan maksimal oleh RRQ untuk membunuh empat hero milik Alter Ego.

Cacat saja, kondisi itu membuat RRQ sangat leluasa untuk menghancurkan tower milik Alter Ego dan merebut poin pertama di game tersebut. RRQ mencatatkan 22 kill. Tengah Alter Ego 28 kill.

MVP di game pertama dicatatkan oleh Xinnn dari RRQ. Dia mencatatkan lima kill, lima assists, dan tanpa kematian memakai hero Chang’e.

Tertinggal di game perdana membuat Alter Ego tampil beringas di game kedua. Lagi-lagi, Alter Ego tampil sangat dominan dalam lima menit pertama dengan torehan tujuh kill berbanding empat kill.

Jeda teknis menghasilkan Alter Ego tampak kehilangan paksa. Justru RRQ yang mampu menunggangi itu untuk membalikkan keadaan.

Duel berjalan sangat saksama hingga memasuki menit ke-18. Puncaknya, RRQ menyudahi pertarungan ini pada menit 19. Mereka menghancurkan tower Alter Ego usai menorehkan 22 kill. Sedangkan Alter Ego mengambil 21 kill. RRQ keluar sebagai pemenang di duel pertama dengan skor 2-0.

Alberttt dari RRQ keluar sebagai MVP di game kedua setelah menggabungkan sembilan kill, enam assists, & hanya satu kematian menggunakan hero Ling.

MPL season 6 Aura Fire vs GEnfliz Aerowolf

Duel kedua di keadaan ini mempertemukan Aura Fire anti Genflix Aerowolf. Pertarungan berjalan lambat di awal. Bahkan, hingga menit ketujuh saja Genflix baru mengambil empat kill dan Aura Fire tiga kill.

Aura Fire memilih untuk bermain berpengetahuan. Mereka tampak tak mengincar penuh kill untuk menyudahi game mula-mula di menit 13. Aura Fire cuma mencatatkan 11 kill berbanding tujuh kill milik Genflix pra merebut poin pertama di beradu kedua.

High dibanding Aura Fire menjadi MVP pada game pertama dengan catatan utama kill, sembilan assists, dan dua kematian menggunakan hero Thamuz.

Unggul di game baru membuat Aura Fire tampak bahkan percaya diri. Dua menit perlawanan berjalan, mereka sudah dua kala meng-kill hero milik Genflix.

Memasuki menit 10, prestasi Genflix menanjak dan membalikkan laksana dengan torehan 11 kill berbanding delapan kill. Momen itu digunakan oleh Genflix untuk terus menekan Aura Fire.

Genfliz menyudahi game kedua di menit 14 usai menghancurkan tower Aura Fire dan raihan 20 kill. Meninggalkan Aura Fire dengan 11 kill.

Marz sebab Genflix jadi MVP di game kedua dengan raihan sembilan kill, tujuh assists, dan tanpa kematian menggunakan hero Ling.

Aura Fire tampak kehilangan ketika usai skor imbang 1-1. Angin justru mendukung ke arah Genflix yang tampil sangat dominan di game ketiga. Memasuki menit kelima, Genflix mengoleksi enam kill berbanding nol milik Aura Fire.

Cuma butuh 12 menit bagi Genflix untuk menyudahi game ketiga dengan raihan 13 kill. Sedangkan Aura Fire cuma menorehkan satu kill. Genflix menang 2-1.

Watt dari Genflix jadi MVP di game ketiga dengan koleksi empat kill, tujuh assists, dan tanpa kematian menggunakan hero Yi Sun-shin.

About the author