MPL Season 6: Bigetro, Evos, dan Alter Ego Berjaya di Hari Kedua

MPL Season 6: Bigetro, Evos, dan Alter Ego Berjaya di Hari Kedua

VIVA   –  Tiga pertandingan MPL season 6 berlangsung pada hari kedua pekan keempat, Sabtu 5 September 2020. Geek Fam versus Bigetron Alpha jadi duel prima, Alter Ego kontra Onic Esports menghiasi duel kedua, kemudian ditutup oleh duel Genflix Aerowolf melayani Evos Legends.

Persaingan berjalan ketat di awal game pertama Geek Fam kontra Bigetron. Duel semakin sengit memasuki menit keempat ketika Geek Fam mencatatkan dua kill berbanding satu milik Bigetron.

Geek Fam makin menggila di sisa game pertama. Mereka meneruskan performa gemilangnya dengan merebut game pertama setelah menorehkan 14 kill. Sementara Bigetron cuma mencetak lima kill.

Dalam beradu yang berjalan 16 menit tersebut, Doyoksyl dari Geek Fam dibobatkan jadi MVP. Dia mengoleksi delapan kill, lima assists dan tanpa kematian menggunakan hero Yi Sun-shin.

Game kedua otoriter menjadi milik Bigetron. Mereka membuktikan skill mumpuni untuk mengandaskan tangkisan Geek Fam hanya dalam waktu 14 menit. Bigetron mencatatkan 17 kill. Sedangkan Geek Fam cuma empat kill.

Renbo dari Bigetron jadi MVP di game kedua. Dia menorehkan lima kill, 10 assists, dan minus kematian menggunakan hero Chang’e.

Skor imbang membuat kedua tim mengerahkan kekuatan terbaiknya di game penentuan. Benar, Bigetron dan Geek Fam saling kejar-mengejar kill.

Pada akhirnya, Bigetron yang mampu memimpin pertarungan setelah menghancurkan tower lawan di menit 15. Bigetron melibas Geek Fam dengan perolehan 14 kill berbanding delapan kill. Itu unggul 2-1.

Branz dari Bigetron jadi MVP di game ketiga dengan menorehkan tujuh kill, enam assists dan minus kematian menggunakan hero Roger.

Alter Ego Hancurkan Onic

Beradu ketat terpampang di pertarungan ke-2. Game pertama Alter Ego kontra Onic Esports langsung sengit. Ke-2 tim tampil agresif dengan silih menekan lawan.

Perlawanan makin sengit memasuki menit keenam. Tapi, perlahan Onic mulai membuktikan dominasinya. Terbukti, game pertama usai dalam tempo 17 menit.

Onic mencatatkan 21 kill. Sementara Alter Ego menorehkan 11 kill. Sanz dari Onic siap MVP di game pertama dengan torehan delapan kill, 12 assists, dan hanya sekali mati menggunakan hero Yi Sun-shin.

Onic yang unggul di game pertama memulai game selanjutnya secara percaya diri. Namun, Alter Awak dengan sabar mengimbangi serangan Onic.

Alter Ego menyelenggarakan serangan mematikan jelang game kedua berakhir. Serangan tersebut sekaligus menghasilkan Alter Ego memaksa duel dilanjutkan ke game ketiga.

Alter Ego mencatatkan 16 kill berbanding 13 kill milik Onic dan menyudahi game kedua pada menit 17. Pai dari Alter Ego jadi MVP di game kedua dengan catatan sekali kill, sembilan assists, dan dua kala mati menggunakan hero Thamuz.

Di game pamungkas, Alter Ego tampil gemilang dengan menawan Onic dan tak memberi belahan. Mereka unggul 13 kill dan hanya memberi Onic empat kill. Duel selesai dalam 12 menit. Alter Ego unggul 2-1.

Celiboy dari Alter Awak jadi MVP di game ke-3 dengan torehan empat kill, lima assists, dan satu kematian memakai hero lancelot.

Evos Garang, Genflix Dilibas

Pertarungan ketiga mempertemukan Evos versus Genflix. Evos tepat menunjukkan kemampuannya dengan melibas Genflix di game pertama dalam tempo 24 menit.

Evos menorehkan 26 kill. Sedangkan Genflix mencatatkan 20 kill.

Game kedua berjalan 14 menit sebelum Genflix berhasil menyamakan tempat 1-1. Genflix menorehkan 18 kill, Sedangkan Evos hanya lima kill.

Evos akhirnya memimpin pertarungan ini setelah unggul 16 kill berbanding lima kill di game ketiga yang diselesaikan di 12 menit. Evos menang 2-1.

About the author