Menyerang Pendapatan Iklan demi Wifi Gratis untuk Publik

Menyerang Pendapatan Iklan demi Wifi Gratis untuk Publik

VIVA   –  Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat harga ponsel pintar ataupun smartphone dan laptop kini lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut membuat penggunaan data internet meningkat secara eksponensial, terutama era pandemi COVID-19 seperti sekarang.

Berdasarkan riset platform tadbir media sosial HootSuite dan agensi marketing sosial We Are Social bertajuk “Global Digital Reports 2020”, bahwa saat ini internet telah menjadi kebutuhan. Hampir 64 persen penduduk Indonesia sudah terkoneksi secara jaringan internet.

Baca: wifi=”” www.viva.co.id=””>wifi-lemot” target=”_blank”> Lagi WFH Jangan Sampai WiFi Lemot

Jumlah pengguna internet di Nusantara sudah mencapai 175, 4 juta orang. Sedangkan total jumlah penduduk Indonesia sekitar 272, 1 juta. Jika dibandingkan sama tahun morat-marit, maka jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat sekitar 17 komisi atau 25 juta pengguna.

Melihat celah bisnis tersebut, Surge hadir di industri digital Indonesia dengan solusi untuk mencatu internet kepada publik tanpa ongkos di ekosistem digital mereka.

“Konsep bisnis kami merupakan mengkombinasikan jaringan internet gratis (free wifi) dengan iklan. Kami pula memiliki jaringan internet yang dihasilkan dari infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dibangun di Pulau Jawa, kemudian diintregrasikan dengan periklanan digital. Proses inilah yang membuat kami masih bisa menghasilkan pendapatan dari propaganda demi free wifi untuk pemakai, ” kata Direktur Bisnis Surge, George Samuel, Sabtu, 28 November 2020.

Photo:

  • Dok. Surge

Ia menyebut jika fokus utamanya mendigitalisasi lingkungan publik dengan menggelar konsep offline-to-online aset media dan aplikasi smartphone yang didukung jaringan infrastruktur internet yang dijalankan secara terpadu dan mandiri.

Sementara itu, Direktur Teknologi Surge, Ricky Ananda mengatakan, untuk mengakses internet di jaringan internet gratis (free wifi) milik Surge harus menggunakan aplikasi Linipoin. Selain mengakses internet, aplikasi tersebut juga menawarkan beragam aktivitas seperti kuis, survei, hingga gaming.

“Untuk user (pengguna) yang dapat mengerahkan poin, maka bisa menukarkan pokok tersebut dengan beragam hadiah pada platform Linirewards, ” ujar Ricky. Ia mengaku menyediakan aplikasi smartphone untuk transportasi massal, petani, dan marketplace yang bermanfaat bagi asosiasi di dalam ekosistem digital Surge.

Untuk itu, Surge menyediakan sejumlah aplikasi yang tak hanya sebagai media informasi, namun juga dapat membantu serta memfasilitasi masyarakat. “Salah satunya aplikasi Sobattani yang bisa mempermudah petani pada pedesaan untuk meningkatkan pemasaran buatan panen, ” jelas Ricky.

About the author