Master Apple Bicara soal Kematian George Floyd

Master Apple Bicara soal Kematian George Floyd

VIVA   –  Chief Executive Officer  Apple, Tim Cook merilis surat terbuka yang membahas rasisme di Amerika Serikat, serta kematian George Floyd. Menurutnya, perusahaan itu kudu bisa berbuat lebih banyak buat mengatasi ketidaksetaraan.

“Untuk berdiri bersama, kita harus silih membela satu sama lain & mengenali rasa takut, sakit ganjil dan kemarahan yang diprovokasi sebab kematian tidak masuk akal pada George Floyd dan sejarah lama soal rasisme, ” tulis Cook, dikutip dari laman Variety , Sabtu, 6 Juni 2020.

Mengaji juga: Kamera CCTV Semakin Canggih dan Murah

Menurut Cook, perusahaannya memiliki misi untuk melanjutkan membuat teknologi yang memberdayakan orang menukar dunia agar lebih baik. Selain itu,   Apple juga mencari jalan membangun perusahaan yang inklusif untuk semua orang.

Tempat menegaskan, jika semua orang kudu berbuat lebih banyak. Menurutnya, Apple berkomitmen untuk terus membawa sumber daya dan teknologi penting ke sistem sekolah yang kurang terlayani.

Apple juga menjanjikan akan melawan ketidakadilan lingkungan, yang secara tidak proporsional merugikan publik kulit hitam dan kulit berupa.

“Mencari ke dalam dan mendorong progres untuk inklusi dan keragaman, oleh karena itu setiap ide besar bisa didengar, ” ungkapnya.

Cook menambahkan, untuk membuat perubahan, seluruh orang harus menguji kembali pendirian yang ada. Termasuk, tindakan sendiri yang pernah sakit namun sering terabaikan.

“Masalah kedudukan manusia tidak akan bertahan maujud di antaranya. Untuk komunitas kulit hitam, kami melihat kaliam. Kamu penting, dan hidup Anda istimewa, ” kata Cook.

Surat terbuka Cook ini datang, tak lama setelah protes berserakan di beberapa wilayah di Amerika Serikat. Protes itu bentuk tanggapan atas kematian pria kulit hitam, Floyd yang meninggal 25 Mei karena aksi brutal polisi berkulit putih saat melakukan penahanan.

About the author