horor-enggak-mesti-sosok-hantu-1

Horor Enggak Mesti Sosok Hantu

VIVA   –  Semenjak Romawi dan Yunani usang hingga sekarang setelah manusia mampu mengirimkan wahana antariksa ke Planet Mars, rencana hantu atau makhluk jarang tak pernah lekang dalam makan zaman.

Hal ini yang menghasilkan seorang Loyd Auerbach menyelami kasus-kasus hantu selama puluhan tahun. Bahkan, media kerap memanggilnya Profesor Hantu. Loyd juga sudah menulis sejumlah buku soal hantu, di antaranya The Ghost Detectives’ Guide to Haunted San Francisco dan Hauntings & Poltergeists: A Ghost Hunter’s Guide.

Menangkap: Ditemukan Kerangka Anak Beribu-ribu Tahun di Gua Horor Israel

“Sebagian besar kasus penampakan hantu bisa dijelaskan secara ilmiah, ” ungkapnya. Sejumlah penelitian lain membuktikan bahwa paparan gelombang infrasonik (frekuensi kurang sebab 20 Hz) dan gelombang elektromagnetik bisa memicu pengaruh menyerupai halusinasi.

Tidak seperti gelombang umum lainnya, pada gelombang betul rendah ( Very Low Frequency /VLF) memiliki sifat yang mampu dengan mudah menembus sejenis materi seperti kayu, tembok, tanah, logam, bahkan selalu bisa menembus badan manusia. Akan tetapi, ada hal menarik soal hantu.

About the author