Data Center di Dalam Negeri Memiliki Manfaat, Ada Tapinya

Data Center di Dalam Negeri Memiliki Manfaat, Ada Tapinya

VIVA   – Teknologi digital yang terus berkembang, & dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, ternyata belum dibarengi dengan adanya Masukan Center yang memadai di pada negeri. Ini diungkapkan oleh mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Rudiantara mengatakan, perusahaan-perusahaan berbasis teknologi yang ada pada Indonesia saat ini, sebenarnya menginginkan untuk bisa menggunakan basis keterangan di dalam negeri. Namun, iklim ini urung dilakukan, lantaran keterangan center tidak bisa memenuhi permintaan yang ada.

“Contoh, platform e-Commerce yang besar. Saat mereka melakukan promosi, atau ada Harbolnas menyebut, ‘Kami enggak bisa pada dalam negeri. Walaupun kami saat ini tidak ada promosi, harus keluar negeri karena masalah kapasitas’, ” ujarnya dalam seminar online beberapa waktu lalu.

Pria yang menjabat di periode 2014 sampai 2019 tersebut mengatakan, jika mengacu pada PP 71 tahun 2019, Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, servis digital yang menggunakan sumber persediaan dari APBN dan APBD, kudu memakai data center di dalam negeri.

Baca juga: Nokia Siapkan Dua Ponsel Segar untuk Indonesia, Apa Istimewanya?

Sayangnya, hal itu tidak tercermin saat pemerintah masih menggunakan layanan digital yang data centernya ada di luar Indonesia. Rudiantara mengatakan, saat pemerintah menggunakan praktik meeting dari luar negeri, serupa saja tak menggunakan data center dalam negeri.

Jadi, keberpihakan pemerintah pula harus jelas untuk pemanfaatan data center di dalam negeri. Apalagi layanan publik baik pemerintah was-was dan daerah, juga harusnya memakai layanan di dalam negeri, kecuali untuk layanan yang non-publik.

“Saya melihatnya cukup sedih. Tadbir meeting misalkan dia berlangganan, menggunakan pelaksanaan yang masih di luar daerah, sama juga kita ke sungguh negeri. Padahal, sudah tahu ada PP 71, kalau sumber dananya dari pemerintah harus (data center) di dalam negeri, ” tuturnya.

Dia mengatakan, zaman ini adalah waktu yang tepat bagi investor dan pengusaha di dalam negeri, untuk bisa mengelola keterangan center dalam negeri, karena bagian luar juga melakukan hal dengan sama. “Karena demand di dalam negeri sangat luar biasa, ” ungkapnya.

About the author