Bukan untuk Sekolah, Ponsel Dipergunakan Main Game Online Merobohkan Rp9 Juta

VIVA   –  Pandemi COVID-19 selalu turut mengubah kegiatan madrasah di seluruh dunia. Para-para siswa harus melakukan pembelajaran jarak jauh atau secara virtual untuk memutus serampangan rantai Virus Corona. Untuk melakukan pembelajaran jarak jauh, anak sekolah dibekali set sebagai media penghubung.

Tapi tak disangka, gawai atau gadget justru digunakan untuk main game online. Pengalaman yang kurang mengenakan ini terjadi di Nor Liyana Abdullah, pokok dua anak asal Malaysia yang memberikan ponsel pintar atau smartphone kepada anak kembarnya untuk tugas sekolah.

Dua anaknya yang berusia 13 tarikh telah menggunakan ‘kebebasan’ segar mereka untuk tujuan lain. Nor Liyana menemukan bahwa anak laki-lakinya telah mema hampir US$620 atau Rp9 juta untuk game online melalui Google Play Store.

About the author