Bahan Ada yang Beda di Penggunaan 'Anti Corona' Rancangan Pemerintah

Bahan Ada yang Beda di Penggunaan ‘Anti Corona’ Rancangan Pemerintah

VIVA   – Aplikasi PeduliLindungi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memantau penyebaran virus COVID-19 di Tanah Air. Laksana aplikasi lainnya, Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika, menyiapkan sebanyak fitur baru yang bisa dinikmati mulai bulan Juni ini.

Salah satunya fitur hangat tersebut, yakni penggunaan QR Code pada diary perjalanan pengguna, jadi tahap pengembangan digital diary . Layanan ini tersedia bagi warga Indonesia dan langka yang berada di wilayah Indonesia.

“Minggu ketiga Juni diharapkan bisa di- launching , ” kata Menteri Kominfo, Johnny Plate, Sabtu 13 Juni 2020.

Pengguna aplikasi juga bisa melakukan registrasi hasil tes Rapid dan SWAB. Pengembangan ini diharapkan bisa selesai dan digunakan masyarakat pada minggu pertama Juli. Namun, Johnny tak menjelaskan lebih rinci teknis penggunaan, dan tujuan registrasi tersebut pada pengguna aplikasi.

Baca juga: Awas, Keseringan Gambar Streaming Bikin Bentuk Badan Berubah

Johnny mengatakan, pemakai non-smartphone bisa juga menikmati layanan Ingat Lindungi lewat pesan singkat ataupun SMS. Layanan tersebut direncanakan dirilis pada Minggu Ketiga Bulan Juli.

“Membangun software developer kit untuk dimanfatakan di aplikasi lainnya, ” tuturnya.

Sebagai contoh,   kata dia, apabila di pelaksanaan Gojek ada PeduliLindungi dalam kerja samanya, maka seluruh driver bisa menggunakan QR Code untuk mampu mengetahui tujuan mengangkut penumpang ke daerah mana saja, yang sudah memenuhi syarat protokol medis.

Sementara itu, Dirjen PPI Kementerian Kominfo, Ahmad Ramli menyatakan jika saat ini PeduliLindungi telah masuk ke versi 5. Aplikasi tersebut sudah ada di Android dan iOS dan diklaim telah digunakan lebih dari 3, 9 juta.

“Setiap mau melaunching versi selalu dilakukan assesment oleh BSSN untuk menjamin keamanannya. Demikian juga dengan perlindungan data pribadi menegaskan lebih detail Kepmen yg baru ini tidak menetapkan ragu, ” ungkap Ramli.

About the author