Ada Kado dari Langit Saat HUT RI ke-75

VIVA   –  Bulan tersebut akan ada tiga hujan meteor yang bisa disaksikan dari langit Indonesia, bahkan tanpa memerlukan cara bantu. Hujan Meteor Perseid, Hujan Meteor Kappa Cygnids, dan Hujan Meteor Aurigid.

Dibanding akun Instagram @bosschaobservatory yang dikutip VIVA Tekno , Sabtu, 8 Agustus 2020, Puncak Hujan Meteor Perseid akan terjadi di 12 Agustus pukul 00. 20 waktu lokal (N-NE) hingga fajar. Pada masa ini akan ada 100 meteor per jam.

Puncak Hujan Meteor Perseid terjadi saat Bumi melewati jalur Komet Swift-Tuttle pada 17 Juli hingga 24 Agustus. Lalu, di 12 Agustus, Bumi akan meninggalkan daerah paling padat dan berdebu.

Komet Swift-Tuttle adalah objek terbesar yang diketahui berulang kali melewati Bumi yang memiliki lebar 26 kilometer. Terakhir berada di dekat orbit Bumi pada 1992 saat mengelilingi Matahari dan akan terjadi teristimewa pada 2126.

Kemudian, puncak Hujan Meteor Kappa Cygnids akan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-75 pada 17 Agustus 2020. Peristiwa ini bisa disaksikan mulai senja hingga 02. 25 waktu lokal (N-NE).

Peristiwa ini mampu dilihat tanpa alat bantu dalam langit yang gelap. Pada puncaknya akan ada tiga meteor pada setiap satu jam. Hujan meteor mau tampak berbaris di langit oleh konstelasi Cygnus dan bintang Kappa Cygni.

Terakhir adalah Hujan Meteor Aurigid yang puncaknya akan terjadi pada penghujung kamar, atau 31 Agustus 2020 jam 01. 35 waktu lokal (N-NE) hingga fajar. Setiap jamnya mau ada enam meteor.

Hujan meteor ini disebabkan sebab Komet Kiess (C/1911 N1). Namun, periodenya mulai dari 28 Agustus hingga 5 September 2020. Perkara langit ini bisa disaksikan minus alat bantu, asal menyaksikannya pada tempat gelap atau tanpa polusi cahaya.

About the author